MANADO – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado menorehkan capaian penting pada 2026. Di bawah kepemimpinan Dekan Dr. Ferry Daud Liando, S.IP., M.Si., tiga program studi di lingkungan FISIP berhasil meraih predikat Akreditasi Unggul dalam kurun waktu sekitar tiga bulan.
Tiga program studi tersebut masing-masing Program Studi Ilmu Komunikasi, Program Studi Ilmu Administrasi Negara, dan Program Studi Antropologi.
Program Studi Ilmu Komunikasi dipimpin Dra. Pingkan Tangkudung, Program Studi Ilmu Administrasi Negara dipimpin Dr. Jericho Pombengi, S.Sos., M.Si., sementara Program Studi Antropologi dipimpin Titik Mulyanti, S.Sos., M.Si.
Predikat Unggul merupakan salah satu capaian tertinggi dalam sistem akreditasi perguruan tinggi. Keberhasilan tiga program studi meraih predikat tersebut dalam waktu relatif singkat menjadi indikator penguatan mutu akademik, tata kelola, kualitas sumber daya manusia, proses pembelajaran, serta budaya akademik di lingkungan FISIP Unsrat.
Dekan FISIP Unsrat, Ferry Daud Liando, mengatakan capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh sivitas akademika.
«“Ini merupakan pengakuan dari lembaga akreditasi bahwa budaya mutu, tata kelola akademik dan proses pembelajaran di program studi telah berjalan dengan baik dan profesional,” ujar Liando.»
Dinilai dari Berbagai Aspek
Liando menjelaskan, proses akreditasi tidak hanya berkaitan dengan kelengkapan administrasi. Berbagai aspek menjadi bagian penting dalam proses penilaian, mulai dari kualitas dosen, proses pembelajaran, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, prestasi mahasiswa, tata kelola, hingga ketersediaan fasilitas pendukung.
Selain itu, capaian dan keberhasilan lulusan juga menjadi salah satu indikator yang diperhatikan dalam proses akreditasi.
Menurut Liando, lulusan FISIP Unsrat selama ini memiliki daya serap yang cukup baik di dunia kerja. Hal tersebut menjadi bagian dari kontribusi program studi dalam menghasilkan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi dan mampu beradaptasi dengan kebutuhan masyarakat serta dunia profesional.
Atas capaian tersebut, Liando menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi, mulai dari pimpinan jurusan dan program studi, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa hingga alumni.
«“Terima kasih kepada pimpinan jurusan, pimpinan program studi, para dosen, mahasiswa dan alumni yang ikut mendukung pencapaian ini. Ini menjadi hadiah bagi kami dalam perayaan Dies Natalis ke-62 FISIP Unsrat,” katanya.»
Perkuat Jejaring Akademik dan Kebangsaan
Selain mencatat prestasi dalam bidang akreditasi, FISIP Unsrat juga terus memperluas jejaring akademik, pemerintahan dan kebangsaan.
Berbagai agenda akademik dan diskusi publik secara konsisten menghadirkan pejabat pemerintahan, tokoh nasional, pimpinan lembaga negara serta sejumlah figur publik. Berbagai forum tersebut menjadi ruang pertukaran gagasan sekaligus memperkuat posisi FISIP Unsrat sebagai lingkungan akademik yang aktif membahas berbagai persoalan strategis.
Topik yang diangkat pun beragam, mulai dari politik, pemerintahan, demokrasi, kebijakan publik hingga berbagai persoalan sosial kemasyarakatan.
Liando menilai perguruan tinggi tidak boleh hanya menjadi tempat mahasiswa mengikuti proses perkuliahan. Kampus, menurutnya, harus menjadi ruang pertemuan antara dunia akademik, pemerintah, masyarakat dan para pengambil kebijakan.
Karena itu, berbagai seminar, diskusi publik, evaluasi pemilu dan forum kebangsaan terus dikembangkan untuk memperluas wawasan serta pengalaman akademik mahasiswa.
Akreditasi Unggul Jadi Tantangan Baru
Raihan tiga predikat Akreditasi Unggul menjadi momentum penting bagi FISIP Unsrat menjelang Dies Natalis ke-62 yang dijadwalkan berlangsung pada akhir Agustus 2026.
Namun, Liando menegaskan capaian tersebut tidak boleh membuat sivitas akademika cepat berpuas diri. Sebaliknya, predikat Unggul harus menjadi standar baru untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat serta pengembangan sumber daya manusia.
«“Predikat Unggul bukan akhir. Justru ini menjadi tantangan bagi kita untuk mempertahankan dan meningkatkan mutu,” tegas Liando.»
Ia berharap keberhasilan tiga program studi tersebut dapat menjadi motivasi bagi program studi lainnya untuk terus membangun iklim akademik yang profesional, inovatif dan berorientasi pada peningkatan mutu.
Dengan diraihnya tiga predikat Akreditasi Unggul, FISIP Unsrat menambah catatan penting dalam perjalanan akademiknya pada 2026.
Tiga program studi, tiga predikat Unggul, menjadi capaian yang menandai komitmen FISIP Unsrat dalam memperkuat mutu pendidikan tinggi sekaligus memperkokoh perannya di tengah perkembangan pendidikan, pemerintahan dan kehidupan sosial kemasyarakatan di Sulawesi Utara.






